Pengelompokkan spesies lamun berdasarkan ciri morfologi
Pengelompokkan
spesies lamun berdasarkan ciri morfologi
Identifikasi spesies lamun
dilakukan dengan mengamati langsung morfologi lamun. Pengamatan ciri morfolgi
seperti: rhizoma, akar, daun
(pinggiran dan ujung), system venasi, dan ligula. Pengelompokkan spesies lamun
yang diamati berdasarkan ciri morfologi sabagai berikut:
1)
Enhalus acoroides
Ciri-ciri rhizoma Enhalus acoroides adalah keras dan lebih
besar dibandingkan dengan jenis lamun lainnya. Ciri khusus yang dimiliki
spesies ini yaitu adanya bristle yang
merupakan bekas daun yang telah menjadi tua yang memiliki fungsi untuk
melindungi daun muda. Bentuk daun lebih besar seperti pita dan memiliki
pingiran yang halus serta ujung daun yang agak membundar. Sistem venasi daun
ada 3 yaitu parallel veins, cross veins
dan intramarginal veins.
2)
Thalassia hemprichii
Thalassia hemprichii memiliki bentuk daun yang unik karena adanya bintik hitam kemerahan pada
daun (zat tannin). Ukuran daun biasanya lebih besar dari jenis Cymodocea rotundata dengan ujung daun
membundar dan pinggiran yang halus. Rhizoma yang kasar dan memiliki scale. Selain itu, ciri lain yang
dimiliki Thalassia hemprichii adalah
memiliki vertical stem (Vs) atau daun
tidak tumbuh langsung dari rhizoma.
3)
Halophila ovalis
Ciri khusus yang membedakan
Halophila ovalis dengan spesies
lainnya adalah adanya petiole sebagai
tempat tumbuhnya daun. Selain itu, H. ovalis bentuk daun oval, rhizoma
kecil dan bersih (tidak memiliki scale)
dengan akar tunggal yang memiliki serabut kecil-kecil.
4) Cymodocea serrulata
Spesies lamun Cymodocea serrulata dicirikan dengan
ujung daun yang memiliki serrate atau
duri, bagian ini merupakan cirri khusus pada Cymodocea serrulata. Selain itu,
C. serrulate memiliki sheath yang
melipat secara penuh, rhizoma berwarna hitam atau gelap dengan akar tunggal dan
rhizoma tidak memiliki scale.
5)
Cymodocea rotundata
Cymodocea rotundata
Perbedaan utama C. serrulata dengan C. rotundata selain keberadaan serrate adalah
C. rotundata memiliki rhizoma yang putih namun agak kasar dan
ditumbuhi akar-akar serabut, jarak internode (In) lebih pendek. Biasanya C. rotundata memiliki lebar daun yang lebih kecil dan
panjang.
6)
Halodule uninervis
Halodule uninervis
Salah satu ciri khusus Halodule uninervis adalah ukuran daun
yang kecil dengan ujung bentuk trisula.
Vertical stem lebih panjang dengan sheath
yang tidak melipat secara penuh. Dalam satu tegakan biasanya tumbuh daun
1-3 helai.
7)
Sryingodium
isoetifolium
Syringodium isoetifolium
Ciri khusus Syringodium
isoetifolium adalah bentuk daun yang mneyerupai tabung dengan ukuran yang
kecil, sheath biasanya panjang dan
menutupi daun secara panuh. Rhizoma kecil, tidak berscale dan ditumbi akar-akar
serabut. Dalam 1 tegakan ditemui tumbuh daun 1-2 helai.


0 Response to "Pengelompokkan spesies lamun berdasarkan ciri morfologi"